WP Rescue ID

Memperbaiki Pesan ‘There Has Been a Critical Error on This Website’

Pengantar
Sejak peluncuran WordPress versi 5.2, platform ini memperkenalkan fitur Fatal Error Protection. Fitur ini menggantikan tampilan layar putih kosong dengan pesan yang lebih jelas: “There has been a critical error on this website.”

Deskripsi Masalah
Saat WordPress mendeteksi adanya skrip PHP yang mengalami fatal error, sistem akan menghentikan proses rendering halaman dan menampilkan pesan error kritis ini.

Penyebab Umum
PHP Fatal Errors: Skrip memanggil fungsi yang tidak ada atau terjadi infinite loop.

Versi PHP yang Kedaluwarsa: Plugin modern dijalankan pada server dengan PHP usang.

Malware atau Injeksi Kode: Modifikasi ilegal pada file inti.

Memori Habis (Memory Exhausted): Eksekusi skrip melebihi kapasitas memori.

Kegagalan Update Database: Skema database gagal diperbarui.

Langkah-langkah Troubleshooting
Langkah 1: Menggunakan Recovery Mode (Mode Pemulihan)
Periksa email administrator yang terkait dengan situs WordPress Anda.

Cari email dengan subjek “Your Site is Experiencing a Technical Issue”.

Klik tautan tersebut, login ke dashboard, dan nonaktifkan plugin yang bermasalah.

Langkah 2: Meninjau Log Kesalahan (Error Logs)
Masuk ke panel kontrol hosting Anda.

Buka aplikasi File Manager.

Cari file bernama error_log di direktori public_html.

Cari baris bertuliskan Fatal Error beserta path file yang spesifik.

Langkah 3: Meng-upgrade Versi PHP Server
Buka kontrol panel hosting Anda.

Cari menu Select PHP Version.

Pastikan Anda menggunakan versi PHP minimal 8.1 atau yang lebih baru.

Langkah 4: Meningkatkan Batas Eksekusi Waktu
Buka file wp-config.php dan tambahkan:
set_time_limit(300);

Best Practices
Staging Environment: Selalu lakukan pembaruan mayor di lingkungan lokal terlebih dahulu.

Konfigurasi SMTP yang Baik: Pastikan Anda menggunakan plugin SMTP agar email pemberitahuan fatal error masuk ke inbox.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Mengapa saya tidak menerima email Mode Pemulihan?
Fungsi email default sering diblokir oleh penyedia hosting.

  1. Apakah saya kehilangan data saya saat terjadi Critical Error?
    Tidak. Data Anda aman tersimpan di dalam database MySQL.

  2. Berapa lama tautan Recovery Mode bertahan?
    Tautan akan kedaluwarsa secara otomatis dalam waktu 24 jam.

  3. Bolehkah menghapus file yang bermasalah secara langsung?
    Hanya jika itu adalah file plugin atau tema.

  4. Setelah mengubah versi PHP, situs malah rusak. Kenapa?
    Artinya Anda memiliki tema lama atau plugin usang yang belum mendukung PHP modern.

Kesimpulan
Menangani Critical Error di WordPress kini jauh lebih mudah berkat fitur deteksi masalah internal dan Mode Pemulihan.

Butuh Bantuan Ahli?
Website kritis untuk bisnis Anda sedang error? Tim IT profesional di WPRescueID siap melakukan perbaikan!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top